Membangun Bisnis dari Nol, Gimana Caranya?

Jadi pebisnis merupakan impian bagi sebagian besar orang. Namun, dalam prosesnya, perjalanan dalam membangun sebuah bisnis tentu tak selalu berjalan mulus. Apalagi, jika perjalanan Anda “dimulai dari nol”. Lantas, adakah cara yang dapat Anda lakukan agar bisa sukses memulai bisnis dari nol? Baca artikel ini sampai tuntas untuk menemukan jawabannya!

an image

 

Cara Membangun Bisnis dari Nol

“Mulai dari nol ya, Kak.”

 

Itulah kalimat yang sering diucapkan petugas pom bensin saat melakukan pengisian bahan bakar kendaraan. Sekilas, kata-kata tersebut terdengar sepele dan sederhana. Namun, pada kenyataannya, “mulai dari nol” bisa berarti banyak hal.

Baca Juga:
Inilah Jobdesk Supervisor yang Perlu Anda Ketahui
Perbedaan Customer, Consumer, dan Client
Surplus vs Defisit Bagi Perekonomian
6 Faktor Pengaruh Tingkat Konsumsi Masyarakat

 

Selain parameter dalam mengisi tangki bensin, frasa “mulai dari nol” juga dapat diartikan sebagai seseorang yang memulai sesuatu tanpa modal dan pengalaman yang signifikan.

 

Beberapa waktu belakangan, Anda mungkin banyak menemukan istilah “memulai bisnis dari nol”. Frasa ini dapat diterjemahkan sebagai “seseorang yang berusaha menjalankan bisnis untuk pertama kalinya”. Karena baru pertama kali, maka orang tersebut tentu belum memiliki pengalaman yang memadai dalam membangun bisnis (newbie).

Baca Juga:
Perusahaan rintisan tawarkan bantuan laporan pajak
Bantu Pemerintah, Startup Ini Tawarkan Jasa Penghitungan Pajak
Platform Konsultanku Optimistis Dorong Penerimaan
Mau tau cara menghemat pajak bisnis kamu?

 

Seorang newbie tentu berbeda dengan pebisnis yang pernah mengalami fase jatuh-bangun berkali-kali. Pebisnis tipe ini cenderung terlatih dalam mengambil keputusan dan tahu betul what to do next.

 

Meskipun begitu, bagi Anda yang mau memulai bisnis dari nol, jangan dulu insecure. Sebab, Konsultanku akan membagikan sejumlah cara yang dapat Anda praktikkan saat baru pertama kali memulai bisnis.

 

Peluang Bisnis Digital untuk Pebisnis yang Mulai dari Nol

Bagi Anda sebagai beginner, tentu disarankan untuk memulai bisnis yang tidak membutuhkan modal banyak dan tempat yang besar. Hal ini dilakukan untuk meminimalisasi angka kerugian jika bisnis berakhir gagal.

 

Tanpa modal yang besar dan tempat, Anda dapat membangun bisnis dengan memanfaatkan teknologi yang ada, seperti media sosial. Saat ini, pesatnya perkembangan Iptek banyak disikapi secara positif, salah satunya dengan membangun bisnis online berbasis digital.

 

Di samping tidak boros lokasi, menjalankan bisnis digital juga lebih hemat modal dibanding bisnis konvensional.

 

6 Cara Membangun Bisnis Online dari Nol

Seperti yang telah dijanjikan, berikut ini Konsultanku menyajikan langkah-langkah dan cara untuk memulai bisnis online dari nol.

 

Pahami Apa Itu Bisnis Online

Pertama-tama, hal harus dilakukan sebelum membangun bisnis online adalah mengenali dan memahami seluk-beluk bisnis online itu sendiri.

 

Pada dasarnya, bisnis online adalah sebuah kegiatan perdagangan, baik jasa maupun barang yang dilakukan melalui internet sebagai penghubung antara pembeli dan penjual.

 

Saat ini, menjual barang atau jasa melalui platform online sudah semakin mudah. Dulu, para pedagang harus membuat situs atau web sendiri untuk memasarkan barang dagangannya. Sekarang, Anda bisa dengan praktis memulai bisnis online dengan memanfaatkan media sosial atau aplikasi marketplace gratis yang tersedia.

 

Menentukan Produk yang Akan Dijual

Setelah mengetahui seluk-beluk bisnis online, langkah selanjutnya adalah menentukan bidang bisnis yang ingin dibangun sekaligus produk yang akan dijual.

 

Apakah Anda akan berbisnis dengan menjual produk jadi atau malah menyediakan layanan jasa? Keunggulan apa yang mau Anda tonjolkan dari produk-produk tersebut?

 

Pertanyaan-pertanyaan semacam itulah yang harus Anda jawab terlebih dulu sebelum benar-benar memulai bisnis online.

 

Belajar dari Kompetitor

Sama seperti halnya bisnis offline, berbisnis online pun memiliki banyak kompetitor atau pesaing. Bahkan, bisa dibilang bahwa kompetitor dalam “kolam” bisnis online jauh lebih banyak dibanding bisnis offline.

 

Oleh karena itu, jika ingin serius berbisnis online, Anda tidak boleh mengabaikan para pesaing yang bermain di produk yang serupa. Sebaliknya, Anda harus terus memperhatikan pesaing bisnis Anda, mulai dari mengetahui apa saja yang mereka jual, bagaimana review konsumennya hingga cara mereka mengemas produknya.

 

Dengan melakukan hal-hal di atas, Anda dapat belajar dari kompetitor. Namun, perlu diingat juga bahwa memantau kompetitor bukan berarti menjatuhkan, ya.

 

Melakukan Promosi

Bisnis sudah pasti memerlukan promosi. Kegiatan ini dilakukan agar bisnis Anda semakin banyak dikenal. Kabar baiknya, promosi bisnis online jauh lebih praktis dibanding bisnis offline.

 

Pasalnya, ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk mempromosikan bisnis online, salah satu yang paling ampuh adalah dengan menggunakan media sosial.

 

Dalam berpromosi di media sosial, Anda bisa memilih untuk melakukan kegiatan promosi secara gratis atau berbayar dengan menggunakan fitur ads atau jasa influencer. Dengan begitu, Anda bisa mengatur budget promosi dengan leluasa.

 

Menjaga Pelanggan agar Tidak Berpaling

Pelanggan menjadi hal yang penting untuk memastikan bisnis tetap akan berjalan. Semakin banyak pelanggan, semakin berjalan baik juga sebuah bisnis. Untuk menjaga pelanggan agar tidak berpaling, Anda bukan hanya harus memberikan pelayanan yang terbaik, tetapi juga menjaga kualitas produk yang ditawarkan baik barang maupun jasa.

 

Bagaimanapun juga, percuma saja jika Anda memiliki pelayanan yang baik tetapi kualitas produk yang diterima oleh pelanggan kurang baik, begitupun sebaliknya. Hal tersebut akan membuat pelanggan menjadi kapok dan enggan untuk membeli produk yang kita jual.

 

Mencari Supplier yang Terpercaya

Cara yang terakhir dikhususkan untuk Anda yang memiliki bisnis online di bidang penjualan barang. Biasanya, pelaku bisnis yang baru membuka online shop akan memilih menjadi reseller dibanding membuat produk sendiri. Sebab, menjadi reseller tidak memerlukan modal yang terlalu besar.

 

Sebagai reseller, Anda harus berhati-hati dalam memilih supplier. Pilihlah supplier yang tidak hanya menawarkan harga murah, tetapi juga memiliki kualitas barang yang bagus. Jangan sampai Anda terkecoh dengan supplier yang menawarkan harga yang murah, tetapi malah berakhir kecewa karena kualitas produk yang mereka kirimkan tidak bagus.

 

Kesimpulan

Demikian pembahasan mengenai cara-cara membangun bisnis dari nol yang dapat Anda terapkan. Perlu diingat, satu hal yang terpenting dalam memulai bisnis adalah konsistensi dan sikap pantang menyerah.

 

Sebab, percuma saja jika Anda telah menerapkan tips-tips bisnis yang bagus, tetapi Anda tidak konsisten dalam mempromosikan dan memasarkan produk.

 

 

< All Blog

Butuh bantuan?

Berbagai Jasa Profesional Pajak, Akuntansi, Audit, dan Keuangan dari Ahli yang Berpengalaman di Konsultanku.

Lihat Solusi