Mengapa Feedback Penting untuk Bisnis?



Feedback atau umpan balik adalah pendapat atau reaksi tentang sesuatu, yang diberikan dari seorang penerima pesan atau produk kepada pemberi pesan atau produk. Tujuan dari feedback adalah agar sebuah produk dapat diperbaiki, diciptakan, dan pada akhirnya dapat memberikan kepuasan bagi kedua belah pihak. Feedback juga dapat didefinisikan sebagai informasi atau kritik yang berguna tentang tindakan, perilaku atau produk, yang dikomunikasikan kepada pihak yang dapat menggunakan informasi tersebut untuk menyesuaikan dan meningkatkan tindakan, perilaku, atau produk tersebut saat ini dan di masa mendatang. Tujuannya adalah agar sesuatu, seperti produk atau hal lain, dapat ditindak lanjuti demi diciptakannya suatu bentuk perbaikan, agar dapat memberikan kepuasan bagi ke dua belah pihak.

 

Eksistensi feedback merupakan hal baik yang dapat mendatangkan peluang untuk membantu memperbaiki dan meningkatkan baik individu, kelompok, unit bisnis, perusahaan, dan organisasi. Selain itu, feedback juga dapat digunakan untuk membuat keputusan yang lebih tepat serta membangun dan memelihara komunikasi dengan pihak lain.

 

Pentingnya Feedback untuk Bisnis

Feedback yang efektif memiliki manfaat baik bagi pemberi masukan, penerima, dan organisasi yang terkait. Berikut alasan mengapa feedback sangat penting:

1. Feedback selalu ada

Tidak dapat dipungkiri bahwa setiap kegiatan yang meliputi lingkungan bisnis akan menghasilkan feedback, baik yang disengaja maupun tidak disengaja. Feedback yang disengaja ada dalam bentuk survei karyawan, penilaian kinerja, kolom kritik, atau evaluasi kerja. Namun pada praktiknya, setiap kali terjadi komunikasi antar pekerja, pelanggan, vendor, investor, dan lainnya, muncul umpan balik atau feedback. Oleh karena itu, feedback merupakan hal yang tidak dapat terhindari.

2. Feedback adalah alat untuk mendengarkan yang efektif

Sebagai petinggi atau pemilik bisnis, Anda kadang mengalami kesulitan dalam mendengarkan suara dari pihak pihak terkait bisnis. Oleh karena itu, feedback digunakan sebagai alat untuk mendengar yang efektif. Dengan alat survei, pemilk bisnis dapat mengetahui apakah produk sudah diterima dengan baik dan tanggapan atas produk tersebut. Sama halnya dalam lingkungan internal. Alat survei dapat digunakan untuk mengetahui tanggapan tentang skema kerja dan kebijakan kerja.

3. Feedback dapat memotivasi

Dengan meminta umpan balik, ternyata karyawan dapat termotivasi untuk bekerja lebih baik. Hal ini karena apabila pekerja diminta untuk menyampaikan feedback, mereka merasa dihargai dan merasa dapat membantu merumuskan keputusan bisnis. Feedback dari klien, vendor, dan pemangku kepentingan dapat digunakan untuk memotivasi membangun hubungan kerja yang lebih baik.

4. Feedback dapat meningkatkan kinerja

Feedback yang berupa tanggapan negatif atau kritik merupakat alat yang baik untuk membangun dan membantu merumuskan keputusan yang lebih baik demi memperbaiki dan meningkatkan produk dan kinerja.

5. Feedback adalah alat untuk terus belajar

Investasikan waktu untuk bertanya dan belajar tentang bagaimana pengalaman orang lain bekerja dengan organisasi Anda. Feedback yang berkelanjutan penting agar perusahaan atau organisasi tetap selaras dengan tujuan, membuat strategi, mengembangkan peningkatan produk dan layanan, meningkatkan hubungan, dan banyak lagi. Pembelajaran berkelanjutan adalah kunci untuk peningkatan yang lebih baik lagi.

6. Feedback publik dapat mendatangkan pelanggan

Feedback yang dapat diakses oleh publik dapat meningkatkan kemungkinan datangnya pelanggan baru. Feedback publik atau yang biasa disebut ulasan online, yang biasanya ditulis oleh pelanggan sesuai pengalaman mereka dapat meningkatkan minat dari pelanggan lain.

 

Baik feedback positif maupun negatif merupakan informasi berharga yang sangat membantu untuk membuat keputusan penting. Bisnis yang memiliki kinerja baik adalah bisnis yang secara konsisten mencari dan menghargai feedback untuk terus memperbaiki produk dan kinerja. Feedback yang harus diperhatikan bukan hanya feedback dari klien saja, melainkan juga dari karyawan, pemasok, investor, dan pihak pemangku kepentingan lainnya. Perusahaan berkinerja terbaik tidak hanya menerima feedback, mereka bahkan dengan sengaja meminta feedback. Hal ini dilakukan karena feedback yang menyoroti baik kelemahan maupun kekuatan perusahaan adalah informasi yang berharga.

 

 


< All Blog

Dapatkan solusi kebutuhan Anda

Apapun kebutuhan Anda baik perusahaan besar, kecil, atau pribadi ada solusinya. Konsultanku bermitra dengan berbagai praktisi profesional berkualitas dengan beragam keahlian. Urusan pajak, keuangan, akuntansi, manajemen SDM dan bahkan hukum bisnis jadi lebih praktis sekarang.

Lihat Solusi