4 Cara Mengembangkan UMKM Berdasarkan Data Survey Ekonomi



Data Survei Ekonomi menjadi salah satu data yang penting selain data sensus penduduk yang juga dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Untuk menghimpun data tersebut, maka BPS melakukan Susenas atau Survei Sosial Ekonomi Nasional, yang sudah dilakukan secara rutin oleh BPS sejak 1963.

Pentingnya Susenas adalah selain mengumpulkan data ekonomi, program ini juga meliputi bidang-bidang sosial seperti pendidikan, kesehatan, perumahan sehingga sangat berguna sebagai salah satu indikator pembangunan nasional yang digalakkan pemerintah.

Data tentang survei ekonomi dari tahun ke tahun menunjukkan pentingnya peran dari UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) terhadap laju pertumbuhan ekonomi Negara. Oleh sebab itu, di era yang serba modern kali ini, para pengusaha yang termasuk UMKM harus meresponnya dengan beberapa cara, di antaranya adalah:

1. Mendorong Penggunaan teknologi untuk Pengembangan UMKM

Di era industri 4.0 saat ini, teknologi menjadi barang yang pointing untuk dimanfaatkan, terutama bagi para pengusaha UMKM yang ingin mengembangkan bisnisnya. Penggunaan teknologi di dalam pengembangan bisnis bisa macam-macam jenisnya seperti untuk administrasi, transaksi keuangan, dan bahkan promosi. Misalnya, Anda sebagai pengusaha ingin menjual produk makanan berupa rice box. Anda bisa memanfaatkan teknologi sekarang seperti aplikasi untuk transaksi jual beli, aplikasi untuk administrasi inventaris yang Anda punya (Microsoft Excel dan Microsoft Word).

Penggunaan teknologi juga bisa mendorong produktivitas. Berdasarkan data kependudukan Indonesia dalam Susenas, salah satu kekurangan UMKM Indonesia bersaing dengan produk impor, adalah produktivitas. Anda bisa menggunakan mesin yang mampu mencetak produk lebih banyak misalnya, ketimbang membuat produk secara manual.

2. Meningkatkan Mutu Pelayanan

Peningkatan mutu pelayanan juga sngat membantu menegembangkan usaha Anda. Data sensus ekonomi nasional dari BPS menunjukkan bahwa para pengusaha yang termasuk UMKM kurang merespons kritik dan saran dari pelanggannya, yang menyebabkan tidak berkembangnya UMKM itu sendiri.

Untuk itu, pengusaha mesti merespons kritik dan saran yang ditujukan kepada dirinya. Hal ini juga sebagai peningkatan mutu pelayanan kepada para konsumen yang sudah setia membeli di tempat kita. Walau begitu, pilihlah kritik dan saran yang membangun, jangan dengarkan kritik yang mencibir.

3. Utamakan penggunaan Internet

Masih sama hubungannya dengan penggunaan teknologi, jaman sekarang teknologi harus berpadu pada koneksi internet yang cepat. Maka sekarang ini internet sangat memungkinkan untuk mengembangkan usaha Anda karena pelanggan membutuhkan akses yang efisien serta praktis.

Lakukan pemasaran secara digital, seperti memasarkan lewat sosial media atau marketplace situs-situs jualan online untuk mendapatkan lebih banyak pelanggan. Transaksi juga wajib menggunakan internet agar pelanggan lebih puas dan praktis berbelanja.

4. Bidik Pasar Tertentu

Ini adalah salah satu cara pengembangan usaha yang juga disebut segmentasi pasar. Maksudnya adalah ketika Anda menciptakan sebuah produk atau jasa, maka bidiklah pasar untuk segmen yang tepat dan besar, Misalnya, Anda berjualan panci untuk memasak sayur. Maka pilihlah pasar yang tepat, yaitu ibu-ibu karena mereka yang sering memasak menggunakan panci. Sebagai pengusaha panci, fokuslah untuk terus menyediakan apa yang diminati ibu-ibu, bukan untuk kalangan lain. Dengan fokus pada segmentasi pasar tertentu, UMKM bisa berkembang secara cepat.

Begitulah beberapa langkah atau respons yang harus dimiliki pengusaha UMKM untuk mengembangkan bisnisnya. UMKM menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi negara. Untuk itu, kemunculan UMKM harus tetap diperbanyak, pun dengan pengembangan UMKM yang sudah ada.








< All Blog

Dapatkan solusi kebutuhan Anda

Apapun kebutuhan Anda baik perusahaan besar, kecil, atau pribadi ada solusinya. Konsultanku bermitra dengan berbagai praktisi profesional berkualitas dengan beragam keahlian. Urusan pajak, keuangan, akuntansi, manajemen SDM dan bahkan hukum bisnis jadi lebih praktis sekarang.

Lihat Solusi