5 Big Venture Capital Indonesia yang Siap Mendanai Startup Anda!

Dalam menjalankan kegiatan operasionalnya, sebuah perusahaan startup tentu membutuhkan modal. Salah satu badan atau organisasi yang dapat memberikan pendanaan untuk startup adalah venture capital. Lantas, apa yang dimaksud dengan venture capital (vc) dan bagaimana cara kerjanya?

an image

 

Definisi Venture Capital

Venture Capital adalah jenis pembiayaan yang diberikan oleh investor kepada perusahaan pemula (startup) dan usaha kecil yang diyakini memiliki potensi pertumbuhan jangka panjang. Modal jenis ini tidak selalu diberikan dalam bentuk uang. Venture Capital juga dapat diberikan dalam bentuk keahlian teknis atau keahlian manajerial.

 

Dalam mengelola modal, mulai dari aktivitas manajemen, administrasi pendanaan, penyaluran dana, hingga pengawasan, tentu diperlukan profesional untuk menjalankannya. Oleh karena itu, venture capital memiliki bagian yang bertanggung jawab atas hal- hal tersebut yang biasa disebut venture capital fund atau venture capitalist.

Baca Juga:
Inilah Jobdesk Supervisor yang Perlu Anda Ketahui
Perbedaan Customer, Consumer, dan Client
Surplus vs Defisit Bagi Perekonomian
6 Faktor Pengaruh Tingkat Konsumsi Masyarakat

 

Tugas lain dari seorang venture capitalist adalah memproyeksikan keuntungan dari kepemilikan yang didapatkan dari perusahaan yang menjadi sasaran pemberian dana.

 

Adapun dana yang dialokasikan untuk perusahaan pemula tersebut didapat dari para investor yang biasa disebut limited partners (LP). LP ini umumnya terdiri dari orang-orang kaya, perusahaan besar, bank investasi, lembaga keuangan, dan sumber lainnya.

Baca Juga:
Perusahaan rintisan tawarkan bantuan laporan pajak
Bantu Pemerintah, Startup Ini Tawarkan Jasa Penghitungan Pajak
Platform Konsultanku Optimistis Dorong Penerimaan
Mau tau cara menghemat pajak bisnis kamu?

 

Meskipun dapat berisiko, potensi pengembalian dana yang memuaskan merupakan hasil yang tentu menarik bagi investor. Kelemahan utama dari jenis pembiayaan ini adalah investor turut mendapatkan ekuitas atau hak kepemilikan aset di perusahaan. Dengan demikian, ia juga memiliki suara dalam pengambilan keputusan perusahaan.

 

Cara Kerja Venture Capital (VC)

Adapun cara kerja venture capital berawal dari investor atau limited partners yang memberikan modal ke venture capitalist. selain modal, pihak investor juga turut meminjamkan dana dan mengawasi investasi yang diberikan.

 

Di sisi lain, setiap startup yang membutuhkan venture capital akan mengajukan rencana bisnisnya, baik melalui perusahaan modal atau lewat venture capitalist. Selanjutnya, venture capitalist akan melakukan due diligence yang meliputi penyelidikan menyeluruh terhadap model bisnis perusahaan, produk manajemen dan riwayat operasi.

 

Setelah peninjauan selesai, venture capitalist akan menyalurkan dana yang diberikan pihak investor kepada beberapa startup yang memenuhi kualifikasi mereka. Tidak hanya itu, venture capitalist juga dapat memberikan saran, mereview kinerja startup terkait, serta ikut mencari peluang untuk mendapatkan keuntungan dari dana yang telah diinvestasikan.

 

Venture capitalist dapat memperoleh return atau keuntungan dari dana yang diberikan kepada startup setelah mencapai exit. Exit di sini dapat terjadi dengan berbagai cara, seperti saat startup masuk IPO/go public, diakuisisi/dijual, atau diinvestasikan sebagian/seluruhnya dari venture capitalist yang lebih besar.

 

Dari return tersebut, venture capitalist biasanya akan memperoleh 20% dari return dan mengembalikan 80% ditambah biaya manajemen yang pernah diberikan oleh investor.

 

5 Big Venture Capital Indonesia ini Siap Mendanai Startup!

Saat ini, banyak startup yang diberikan pendanaan oleh venture capital. Di Indonesia sendiri, ada beberapa venture capital besar yang kerap mendanai beberapa startup besar hingga menyandang status unicorn. Apa sajakah venture capital itu?

 

BRI Ventures

Perusahaan venture capital milik Bank BRI ini didirikan untuk mendukung Bank BRI dalam berinvestasi di perusahaan yang memiliki ekosistem digital kuat. Hingga saat ini, BRI Ventures telah mengelola 3 dana aktif, yaitu Balance Sheet fund dan 2 dana Ventura Sembrani Nusantara dan Sembrani Kiqani.

 

BRI Ventures saat ini memiliki lebih dari 24 perusahaan yang dikelola dalam portofolionya. Total AUM yang dikelola sebanyak USD 320 juta.

 

Alpha JWC Ventures

Alpha JWC Ventures merupakan salah satu venture capital besar yang terkenal di Indonesia. Venture capital ini didirikan pada tahun 2015 oleh Jefrey Joe, Chandra Tjan, dan Will Ongkowidjaja.

 

Dana yang berhasil dikumpulkan Alpha JWC Ventures berjumlah lebih dari USD 650 juta. Saat ini, ada lebih dari 70 startup yang tercatat dalam portofolionya. Beberapa startup tersebut bahkan sudah menyandang status unicorn. Sebut saja Ajaib, Kredivo, Kenangan Group, dan Carro.

 

MDI Ventures

MDI atau Metro Digital Inovasi Ventures merupakan perusahaan venture capital milik Telkom. Perusahaan ini didirikan pada tahun 2015 dan saat ini dipimpin oleh Nicko Widjaja.

 

Jumlah aset yang dikelola MDI Ventures hingga saat ini berjumlah lebih dari USD 830 juta. Startup seperti Kredivo, Qlue, dan Payfazz merupakan beberapa startup besar yang didanai MDI Ventures.

 

East Ventures

Didirikan pada 2009 oleh Wilson Cuaca, East Ventures merupakan salah satu venture capital terbesar di Indonesia. Venture capital ini memiliki visi besar untuk membantu startup di wilayah Asia Tenggara dan Jepang.

 

Hingga saat ini, East Ventures telah mendanai lebih dari 160 startup. East Ventures juga merupakan investor institusi pertama di dua startup unicorn Indonesia, yaitu Tokopedia dan Traveloka. Banyaknya startup yang telah didanai oleh East Ventures mampu mendatangkan total aset yang mencapai lebih dari USD 1 Miliar.

 

AC Ventures

Venture capital ini didirikan oleh Pandu Sjahrir, Adrian Li, dan Michael Soerijadji pada tahun 2014. AC Ventures merupakan hasil penggabungan dari dua venture capital, yaitu Agaeti Ventures yang digawangi oleh Pandu Sjahrir dan Convergence Ventures yang didirikan Adrian Li.

 

Hingga saat ini, AC Ventures telah mengelola aset lebih dari USD 500 juta yang diinvestasikan di 5 dana. Stockbit, Xendit, Carsome, dan SkorLife merupakan beberapa portofolio yang dikelolanya.

 

 

Itulah penjelasan tentang definisi, cara kerja, dan beberapa venture capital besar di Indonesia. Jika Anda sedang menjalankan bisnis dan membutuhkan modal usaha untuk berkembang, venture capital dapat menjadi pilihan Anda untuk mendapatkan suntikan dana.

 

Namun sebelum itu, Anda harus memastikan bisnis yang dikelola telah memenuhi kualifikasi dan layak mendapatkan modal. Anda harus memiliki model bisnis yang menarik dan rapi serta didukung dengan laporan keuangan yang jelas dan akurat. Dengan demikian, Anda dapat meyakinkan venture capitalist untuk berinvestasi pada bisnis Anda.

 

venture capital, vc, venture capital adalah, venture capital indonesia, startup, cara kerja venture capital

< All Blog

Butuh bantuan?

Berbagai Jasa Profesional Pajak, Akuntansi, Audit, dan Keuangan dari Ahli yang Berpengalaman di Konsultanku.

Lihat Solusi