Apa itu Pembiayaan Modal Kerja dan Cara Mendapatkannya



Apa itu Pembiayaan Modal Kerja?

 

Pembiayaan Modal Kerja (PMK) merupakan fasilitas pembiayaan yang diberikan kepada perorangan, badan usaha maupun badan hukum untuk kebutuhan modal kerja.

 

Pembiayaan sendiri merupakan salah satu kegiatan usaha dari bank, yaitu memberikan kredit untuk nasabah yang membutuhkan sekaligus layak mendapatkannya. Adapun Pembiayaan Modal Kerja (PMK) termasuk ke dalam pembiayaan produktif, yaitu pembiayaan yang dilakukan untuk aktivitas-aktivitas produktif. PMK disalurkan untuk mereka yang membutuhkan biaya modal untuk meningkatkan dan mengembangkan usahanya, serta untuk membiayai proyek-proyek yang membutuhkan modal di muka.

 

Dengan adanya Pembiayaan Modal Kerja, tentu saja para pelaku usaha jadi bisa mendapatkan pendanaan lebih cepat sehingga proses pengembangan perusahaan pun dapat dilaksanakan lebih cepat pula, bahkan perusahaan juga bisa membayar kewajiban-kewajibannya secara tepat waktu. Biaya yang diterima pun dapat dikembalikan dengan cara mengangsur.

 

Dewasa ini, pihak penyedia PMK tak lagi terbatas pada lembaga bank saja. Sudah banyak lembaga-lembaga investasi yang turut mengucurkan dana untuk Pembiayaan Modal Kerja ini. Dengan demikian, sekarang PMK lebih banyak menjangkau berbagai lapisan masyarakat. Ditambah lagi, kini produk-produk PMK pun sudah ramai yang mengaplikasikan prinsip syariah.

 

Baca Juga: Mengenal Jenis-Jenis Pendanaan

 

Lalu, Bagaimanakah Cara Mendapatkan PMK?

 

Seiring berkembangnya teknologi digital, kini pengajuan Pembiayaan Modal Kerja tak lagi harus dilakukan dengan cara mendatangi lembaga penyedia pinjaman secara langsung. Pengajuan PMK dapat dilakukan secara online melalui situs atau aplikasi lembaga-lembaga keuangan tersebut.

 

Setelah melakukan pengajuan, kamu akan dihubungi oleh lembaga keuangan tersebut untuk melakukan validasi data dan evaluasi pendanaan. Bila sudah disetujui, barulah bantuan pendanaan bisa kamu dapatkan.

 

Persyaratan yang dibutuhkan perusahaan untuk mengajukan PMK biasanya terdiri dari:

  • Fotokopi KTP

  • Fotokopi KK

  • Fotokopi NPWP

  • Fotokopi Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) atau surat izin usaha lainnya

  • Fotokopi Tanda Daftar Perusahaan (TDP) untuk pembiayaan di atas Rp500 juta

  • Mutasi rekening tiga bulan terakhir

  • Lampiran Laporan Keuangan perusahaan selama 3 tahun terakhir

  • Anggaran Dasar (Akte Pendirian) dan perubahannya telah disahkan Menteri Hukum dan HAM RI

  • Fotokopi lembaran Berita Negara Republik Indonesia (BNRI)

  • Surat Pernyataan Penyerahan Anggaran Dasar (SPAD) asli

  • dan lain sebagainya (tergantung ketentuan masing-masing lembaga yang memberi pendanaan).

 

Baca Juga: Tutorial Perencanaan Bisnis Sederhana Bagi Pemula, Simak Juga Tipsnya!


 

Konsultanku adalah platform konsultasi online dan jasa profesional yang telah dipercaya oleh ratusan UMKM di Indonesia. Temukan solusi terbaik di bidang akuntansi, pajak, dan legal untuk individu dan bisnis dari 300+ Mitra Profesional Konsultanku hari ini. Klik Konsultanku sekarang!


< All Blog

Dapatkan solusi kebutuhan Anda

Apapun kebutuhan Anda baik perusahaan besar, kecil, atau pribadi ada solusinya. Konsultanku bermitra dengan berbagai praktisi profesional berkualitas dengan beragam keahlian. Urusan pajak, keuangan, akuntansi, manajemen SDM dan bahkan hukum bisnis jadi lebih praktis sekarang.

Lihat Solusi