Berikut Penjelasan Biaya Jasa Audit Akuntan Publik, Paling Lengkap!



Dalam dunia bisnis, dikenal istilah audit laporan keuangan. Secara ringkas, auditing dilakukan untuk mengevaluasi laporan keuangan perusahaan melalui proses verifikasi untuk membuktikan bahwa penyajian laporan keuangannya sudah sesuai dengan standar dan regulasi praktik yang telah ditetapkan.

 

Itu sebabnya, audit tidak dapat dilakukan oleh sembarang orang karena hasilnya akan berdampak pada kredibilitas perusahaan. Audit laporan keuangan biasanya dikerjakan oleh seorang akuntan publik profesional bersama tim pelaksananya dengan berpedoman pada standar profesi.

 

 

Biaya Jasa Audit Akuntan Publik di Indonesia

Besaran biaya audit oleh kantor akuntan publik di Indonesia dapat bervariasi, mulai dari belasan juta hingga miliaran rupiah per tahun. Biaya audit pada dasarnya ditentukan oleh tiga komponen, yakni (1) jumlah personil audit, (2) waktu personil yang akan digunakan untuk pekerjaan audit, dan (3) tarif audit per jam per personil. Ukuran dari ketiga komponen tersebut ditentukan berdasarkan karakteristik perusahaan yang diaudit.

 

Personil audit sendiri memiliki beberapa tingkatan sesuai dengan pengalaman dan kualifikasi masing-masing, mulai dari asisten auditor, junior auditor, senior auditor, manajer, dan senior manajer.

 

Umumnya, pada kantor akuntan publik yang berukuran menengah hingga besar, terdapat personil yang mengisi sebagai manajer sehingga sebuah tim untuk pengerjaan audit oleh kantor akuntan publik tersebut biasanya melibatkan rekan akuntan publik, manajer, senior dan junior auditor, serta asisten auditor.

 

Dalam kondisi tertentu, juga disyaratkan adanya review pengendalian mutu atas perikatan audit oleh personil yang bukan merupakan tim audit sehingga akan menambah komponen biaya audit yang harus dibayarkan. Masing-masing personil audit pun masing-masing punya area pekerjaan spesifik dalam pelaksanaan audit.

 

Berdasarkan penjelasan di atas, karena masing-masing personil mempunyai kualifikasi yang berbeda tingkatannya, maka setiap jenis personil mempunyai tarif masing-masing yang dihitung per jam. KAP Agus Ubaidillah dan Rekan untuk tahun 2021 menetapkan tarif personil per jam sebagai berikut:

 

POSISI

TARIF/JAM

Rekan/Partner

Rp1,000,000

Senior Manager

Rp600,000

Manager

Rp400,000

Senior Auditor

Rp200,000

Junior Auditor

Rp150,000

Asisten Auditor

Rp75,000

 

Tak ketinggalan, Fee audit ditentukan pula berdasarkan perkiraan waktu yang akan dihabiskan oleh tiap personil tim untuk menyelesaikan audit dihitung dengan tarif per jam per masing-masing personil. Berikut contoh penentuan biaya audit untuk perusahaan kecil dengan bidang usaha jasa:

 

POSISI

TARIF /JAM

PEKERJAAN

JAM

BIAYA YANG DIKENAKAN

Rekan/Partner

1,000,000

Perencanaan, asesmen risiko, review seluruh pelaksanaan dan menyimpulkan hasil audit.

4.0

4,000,000

Senior Manager

600,000

Mengelola tim audit dalam pelaksanaan audit keseluruhan.

-

-

Manager

400,000

Mengelola tim audit dalam pelaksanaan audit keseluruhan, termasuk review pekerjaan tim audit.

8.0

3,200,000

Senior auditor

200,000

Melaksanakan prosedur audit untuk area strategis dan mereview pekerjaan junior auditor dan asisten.

30.0

6,000,000

Junior auditor

150,000

Melaksanakan prosedur audit dan pengumpulan bukti audit.

60.0

9,000,000

Asisten auditor

75,000

Membantu pelaksanaan prosedur audit.

85.0

6,375,000

TOTAL

187.0

28,575,000

 

 

Penentuan Biaya Audit berdasarkan Perbandingan Karakteristik Perusahaan

Sebagai tambahan, selain bertitik tolak pada tingkat pengalaman dan kualifikasi personil serta waktu yang dibutuhkan dalam pengerjaannya, biaya audit juga analisa dari karakteristik perusahaan yang diaudit sebagai berikut:

 

Biaya Audit untuk Perusahaan Kecil vs. Perusahaan Menengah vs. Perusahaan Besar

Perusahaan kecil akan mempunyai transaksi yang tidak banyak, data yang diperiksa akan lebih sedikit, sehingga akan melibatkan personil yang lebih sedikit (walaupun komposisi tetap sama yaitu manajer, senior, junior auditor dan asisten auditor) dan waktu masing-masing personil lebih sedikit.

 

Perusahaan besar pada umumnya mempunyai aset tetap, persediaan, karyawan, kantor cabang/gudang dan transaksi yang lebih banyak, sehingga akan melibatkan tim yang lebih besar dan waktu personil yang lebih banyak.

 

Biaya Audit untuk Perusahaan yang Memiliki Cabang vs. Tidak Memiliki Cabang

Perusahaan yang memiliki cabang akan membutuhkan tim audit yang lebih banyak. Tim audit akan dibagi per beberapa cabang yang akan memeriksa penjualan, aset tetap dan persediaan yang ada di cabang-cabang perusahaan. Sedangkan, jika perusahaan tidak memiliki cabang, tentu tim audit jadi hanya terkonsentrasi di kantor pusat.

 

Belum lagi, waktu yang lebih lama karena ada minimal setengah hari perjalanan (airport, penerbangan, waktu tunggu, dsb) sehingga memperlambat waktu. Dengan demikian, audit untuk perusahaan yang memiliki cabang akan dikenakan biaya audit yang lebih besar.

 

Biaya Audit untuk Perusahaan yang Memiliki Anak Perusahaan

Perusahaan yang memiliki anak perusahaan diwajibkan melakukan konsolidasi laporan keuangan anak kepada laporan keuangannya. Dengan demikian, selain audit atas laporan keuangan perusahaan, pemeriksaan atas laporan keuangan anak juga perlu dilakukan. Apabila anak perusahaan diaudit oleh kantor akuntan publik lain, maka perlu dilakukan review sehingga akan menggunakan waktu personil.

 

Jadi, untuk perusahaan yang memiliki anak perusahaan akan membutuhkan personil dan waktu yang lebih banyak, sehingga biaya audit akan lebih besar.

 

 

Biaya Audit Perusahaan Terbuka vs. Perusahaan Non Tbk

Perusahaan terbuka memiliki tingkat risiko yang lebih tinggi karena banyak masyarakat mempunyai kepentingan atas laporan keuangannya. Untuk itu, otoritas mengenakan aturan yang lebih banyak dan kompleks, selain itu standar profesi juga mewajibkan adanya review atas pengendalian mutu audit. Dengan tingkat risiko dan persyaratan yang lebih tinggi, maka audit untuk perusahaan tbk akan melibatkan personil yang lebih berpengalaman dan alokasi waktu yang lebih banyak. Dengan demikian, biaya audit perusahaan terbuka akan lebih besar (dengan perbandingan ukuran perusahaan yang setara).

 

Biaya Audit Perusahaan PMA atau Anggota dari Grup Perusahaan Multinasional

Saat mengaudit PMA atau perusahaan anggota dari grup perusahaan multinasional, pada umumnya melibatkan proses komunikasi dan koordinasi dengan induk perusahaan dan auditor grup. Komunikasi sudah pasti menggunakan bahasa Inggris dan mungkin terdapat persyaratan dari auditor grup. Dengan persyaratan yang lebih tinggi, maka audit perusahaan PMA atau perusahaan multinasional mempunyai biaya audit yang lebih besar (dengan perbandingan ukuran perusahaan yang setara).

 

 

Biaya Audit Perusahaan Jasa vs. Perusahaan Manufaktur

Perusahaan jasa pada umumnya tidak mempunyai persediaan, sehingga tidak ada akuntansi biaya persediaan seperti pada perusahaan manufaktur. Tim audit untuk perusahaan manufaktur harus melaksanakan pemeriksaan atas pembelian persediaan, produksi, hingga penjualan. Proses tersebut membutuhkan waktu yang lebih banyak dibandingkan audit untuk perusahaan jasa. Dengan demikian, maka audit perusahaan manufaktur akan membutuhkan biaya yang lebih besar dari audit perusahaan jasa (dengan perbandingan ukuran perusahaan yang setara).

 

Biaya Audit Perusahaan yang Menggunakan SAK Umum vs. SAK ETAP

SAK umum mempunyai persyaratan yang lebih kompleks dibandingkan PSAK ETAP, sehingga auditnya akan menghabiskan waktu yang lebih lama, sehingga akan berdampak kepada biaya audit (dengan perbandingan ukuran perusahaan yang setara).

 

 


< All Blog

Dapatkan solusi kebutuhan Anda

Apapun kebutuhan Anda baik perusahaan besar, kecil, atau pribadi ada solusinya. Konsultanku bermitra dengan berbagai praktisi profesional berkualitas dengan beragam keahlian. Urusan pajak, keuangan, akuntansi, manajemen SDM dan bahkan hukum bisnis jadi lebih praktis sekarang.

Lihat Solusi