Pengusaha Kecil Tidak Wajib Memungut PPN, ini Penjelasannya!

Pada artikel sebelumnya, dapat kita ketahui bahwa Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dipungut melalui beberapa PKP yang ditunjuk sebagai pemungut PPN. Namun, tahukah Anda bahwa pengusaha kecil tidak wajib memungut PPN? Simak penjelasannya di bawah ini!

an image

 

Pengusaha Kecil Tidak Wajib Memungut PPN

Pengusaha kecil tidak wajib melaporkan usahanya untuk dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak (PKP) yang mewajibkannya untuk memungut, menyetor, dan melaporkan PPN atau PPN dan PPnBM yang terutang atas penyerahan BKP dan/atau JKP yang dilakukan.

 

Namun, hal ini tentu harus dikembalikan lagi kepada pengusaha yang bersangkutan. Pasalnya, pengusaha kecil boleh juga memilih untuk dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak. Jika sudah demikian, maka pengusaha kecil itu jadi memiliki kewajiban dalam memungut, menyetor, dan melaporkan PPN atau PPN dan PPnBM yang terutang.

 

Indikator Pengusaha Kecil: Siapa Saja yang Termasuk Kategori Pengusaha Kecil?

Sesuai dengan PMK Nomor 197/PMK.03/2013, pengusaha kecil yang tidak wajib memungut PPN adalah “pengusaha yang selama satu tahun buku atau tahun kalender melakukan penyerahan BKP dan/atau JKP dengan jumlah peredaran bruto dan/atau penerimaan bruto tidak lebih dari Rp4.800.000.000 (empat miliar delapan ratus juta rupiah).”

 

Jadi, jelas bahwa pengecualian ini berlaku hanya bagi pengusaha kecil yang omzet per tahunnya kurang dari Rp4,8 miliar, ya. Lebih dari itu, maka pengusaha bisa jadi diwajibkan untuk melakukan pemungutan dan penyetoran PPN.


Demikian penjelasan mengenai pengusaha kecil yang tidak wajib memungut PPN. Jika Anda mempunyai pertanyaan lebih lanjut seputar pajak badan maupun pribadi, Anda dapat berkonsultasi dengan konsultan pajak berpengalaman di Konsultanku. KLIK DI SINI untuk reservasi jadwal konsultasi Anda.

 

< All Blog

Butuh bantuan?

Berbagai Jasa Profesional Pajak, Akuntansi, Audit, dan Keuangan dari Ahli yang Berpengalaman di Konsultanku.

Lihat Solusi