Tanggal Penting Pajak dalam Sebulan: Paling Lambat Tanggal Berapa?



Wajib Pajak dituntut untuk memiliki self assessment dalam hal mendaftarkan diri, menghitung, memperhitungkan, menyetorkan dan melaporkan pajak yang terutang. Sistem self assessment yang diaplikasikan dalam penyetoran dan pelaporan pajak ini tentu akan berhasil— dengan catatan— jika Wajib Pajak sepenuhnya memahami dan menjalankan hak serta kewajibannya. Dengan demikian, keaktifan para Wajib Pajak sangat dituntut dalam hal ini.

 

Tanggal Penting Pajak dalam Sebulan

Salah satu hal yang berpengaruh besar terhadap sikap kepatuhan pajak adalah pengetahuan akan tanggal-tanggal penting pajak dalam sebulan, seperti tanggal batas penyetoran dan batas pelaporan pajak tiap bulannya.

Berikut ini, kami sudah merangkum tanggal-tanggal penting pajak dalam sebulan. Silakan dibaca sampai tuntas agar tidak ada tanggal yang terlewat!

 

Batas Waktu Penyetoran

Pajak yang terutang harus disetorkan tepat waktu sesuai ketentuan yang berlaku. Jika terlambat menyetorkannya, bisa-bisa Anda dikenakan sanksi. Nah, untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, lebih baik Anda mengetahui tanggal batas penyetoran pajak supaya tidak melewatkan batas penyetoran, kan?

 

Tanggal 10

Berikut adalah daftar pajak-pajak yang memiliki batas penyetoran pada tanggal 10 tiap bulannya:

  1. PPh Pasal 4 ayat (2) yang dipotong oleh Pemotong Pajak Penghasilan

  2. PPh Pasal 15 yang dipotong oleh pemotong PPh

  3. PPh Pasal 21/26 yang dipotong oleh pemotong PPh

  4. PPh Pasal 23/26 dan PPh Pasal 26 yang dipotong oleh Pemotong PPh

  5. PPh Pasal 22 yang pemungutannya dilakukan oleh Wajib Pajak Badan tertentu sebagai Pemungut Pajak

 

Baca Juga: Penjelasan Lengkap Pajak Penghasilan PPh Pasal 25

 

Tanggal 15

Daftar pajak yang memiliki batas penyetoran pada tanggal 15 antara lain:

  1. PPh Pasal 4 ayat (2) yang harus dibayar sendiri oleh Wajib Pajak, kecuali ditetapkan lain oleh Menteri Keuangan

  2. PPh Pasal 15 yang harus dibayar sendiri

  3. PPh Pasal 25 (WP OP dan Badan)

  4. PPN yang terutang atas kegiatan membangun sendiri

  5. PPN atas pemanfaatan BKP tidak berwujud dan/atau JKP dari Luar Daerah Pabean

 

Akhir Bulan Berikutnya dan Sebelum Tanggal Pelaporan SPT masa

Ada juga pajak yang mempunyai batas penyetoran pada akhir bulan berikutnya dan sebelum tanggal pelaporan SPT masa, yakni PPN dan PPn BM PKP.

 

Batas Waktu Pelaporan

Setelah menyetor kewajiban pajak Anda, hal yang harus dilakukan berikutnya adalah melapor pajak. Keterlambatan dalam pelaporan pajak pun dapat membuat Anda terkena sanksi. Oleh karena itu, berikut sudah kami rangkum batas tanggal pelaporan pajak agar Anda tidak telat melaporkan pajak!

 

Tanggal 20

Tanggal 20 merupakan batas waktu pelaporan pajak untuk:

  1. PPh Pasal 4 ayat (2)

  2. PPh Pasal 15

  3. PPh Pasal 21/26

  4. PPh Pasal 22

  5. PPh Pasal 23/26

  6. PPh Pasal 25

 

Tanggal Terakhir Tiap Bulan Setelah Masa Pajak Berakhir

Pajak yang memiliki batas pelaporan pada akhir bulan berikutnya dan sebelum tanggal pelaporan SPT meliputi:

  1. PPN yang terutang atas kegiatan membangun sendiri

  2. PPN dan PPn BM PKP

 

Nah, sekarang Anda sudah mengetahui tanggal-tanggal penting pajak dalam sebulan. Jangan sampai terlambat menyetor dan melapor pajak, ya!


Konsultanku adalah platform konsultasi online dan jasa profesional yang telah dipercaya oleh ratusan UMKM di Indonesia. Temukan solusi terbaik di bidang akuntansi, pajak, dan legal untuk individu dan bisnis dari 300+ Mitra Profesional Konsultanku hari ini. Klik Konsultanku sekarang!


< All Blog

Dapatkan solusi kebutuhan Anda

Apapun kebutuhan Anda baik perusahaan besar, kecil, atau pribadi ada solusinya. Konsultanku bermitra dengan berbagai praktisi profesional berkualitas dengan beragam keahlian. Urusan pajak, keuangan, akuntansi, manajemen SDM dan bahkan hukum bisnis jadi lebih praktis sekarang.

Lihat Solusi