Cara Membuat NPWP Tanpa Ribet



Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) ini adalah salah satu sarana kita dalam administrasi perpajakan, sama halnya dengan KTP, hanya saja NPWP adalah tanda pengenal diri Wajib Pajak.

 

Tempat Pendaftaran NPWP

  1. Wajib Pajak Orang Pribadi tentu di DJP terdekat dari tempat tinggal kalian ya..

  2. Wajib Pajak Badan, bukan DJP tempat pemilik perusahaan tinggal ya! Tapi dimana tempat kedudukan/kegiatan usaha Wajib Pajak.

“Kak aku mau buat NPWP tapi ribet ah”
“Mau buat tapi gatau syaratnya apa aja”

 

Pendaftaran NPWP (1)

Eits, kamu bisa melakukan pendaftaran NPWP secara ONLINE loh. Begini caranya!

  1. Buka www.pajak.go.id

  1. Klik tombol “Pendaftaran NPWP”

 

  1. Karena kita belum punya akun, klik tombol daftar dulu dong, Lengkapi tahap 1.

Isi email yang ingin digunakan ya

PENTING! Disarankan untuk menggunakan email yang sering digunakan.

 

  1. Sebelum masuk ke tahap 2, verifikasi email dulu ya

 

  1. Link verifikasi akan mengarahkan ke laman ini. Lengkapi data kalian.

PENTING!

  • Mengisi data pekerjaan dan domisil
  • Data bagi yang belum bekerja bisa dimodifikasi dengan tujuan mendapatkan kartu NPWP, misalnya: Isi bagian kolom pekerjaan dengan “Karyawan Swasta” agar proses bisa dilanjutkan atau Wirausaha.
  • Isi alamat tinggal atau domisili sesuai KTP dan alamat usaha untuk memudahkan proses.
  1. Submit deh.

  2. Menunggu konfirmasi permohonan
    Setelah 6 tahap tadi, kita tunggu konfirmasi pengajuan permohonan tersebut apakah diterima atau ditolak (Tidak ada konfirmasi ke email selama 14 hari). Konfirmasi tersebut, akan masuk ke email yang sudah terdaftar tadi ya!
     

  3. NPWP siap!
    Bila permohonan kita diterima, NPWP nya akan dikirimkan ke alamat masing-masing, atau kalian dapat langsung ke KPP terdekat untuk mengambilnya (Jangan lupa, print email konfirmasi tanda permohonan kalian diterima)

 

“Wah ternyata mudah, apakah ada syarat khusus membuat NPWP?”

 

Syarat Membuat NPWP (2)

  1. WP OP Nonusahawan (Mahasiswa, bisa nih)

  • Fotocopy KTP untuk WNI atau Paspor ditambah surat keterangan tempat tinggal dari instansi berwenang minimal lurah atau kepaa desa untuk WNA.
     
  1. WP OP Usahawan

  • Fotocopy KTP untuk WNI atau Paspor ditambah surat keterangan tempat tinggal dari instansi berwenang minimal lurah atau kepaa desa untuk WNA.
  • Surat Keterangan tempat kegiatan usaha dari instansi yang berwenang.
     
  1. WP Badan

  • Fotocopy akta pendirian dan perubahan akhr atau surat keterangan penunjukkan dari kantor pusat bagi BUT.
  • Fotocopy KTP untuk WNI atau Paspor ditambah surat keterangan tempat tinggal dari instansi berwenang minimal lurah atau kepaa desa untuk WNA, dari salah seorang pengurus aktif.
  • Surat keterangan tempat kegiatan usaha atau pekerjaan bebas dari instansi yang berwenang.
     
  1. Bendaharawan sebagai Pemungut atau Pemotong

  • Fotocopy KTP Bendaharawan
  • Fotocopy surat penunjukkan sebagai bendaharawan
     
  1. Joint Operation

  • Fotocopy perjanjian kerja sama sebagai joint operation.
  • Fotocopy NPWP masing-masing anggota joint operation.
  • Fotocopy KTP untuk WNI atau Paspor ditambah surat keterangan tempat tinggal dari instansi berwenang minimal lurah atau kepaa desa untuk WNA dari salah seorang pengurus joint operation.

 

Masih butuh asistensi dalam membuat NPWP? Konsultanku menyediakan berbagai solusi yang membantu Anda mengurus urusan pajak, pembukuan, keuangan, bisnis, dan hukum baik bagi perorangan maupun badan usaha. Yuk, akses solusi Konsultanku untuk info lengkapnya! 

 

 


< All Blog

Dapatkan solusi kebutuhan Anda

Apapun kebutuhan Anda baik perusahaan besar, kecil, atau pribadi ada solusinya. Konsultanku bermitra dengan berbagai praktisi profesional berkualitas dengan beragam keahlian. Urusan pajak, keuangan, akuntansi, manajemen SDM dan bahkan hukum bisnis jadi lebih praktis sekarang.

Lihat Solusi