Apa itu Tax Holiday dalam Peraturan Perpajakan?

Jika berbicara mengenai pajak, Anda mungkin pernah bertemu dengan istilah=istilah seperti PPh, PPN, EFIN, e-NOFA, insentif, dan lain sebagainya. Namun, pernahkah Anda mendengar tentang tax holiday dan penerapannya di Indonesia?

an image

 

Tax Holiday dan Dasar Hukumnya

Tax holiday adalah salah satu bentuk fasilitas pajak yang diberikan kepada Wajib Pajak badan yang melakukan penanaman modal baru pada industri pioneer. Lantas, sektor industri apa saja yang tercakup dalam industri pionir?

 

Pertama-tama, perlu diketahui terlebih dahulu bahwa industri pionir adalah industri yang memiliki keterkaitan yang luas, memberi nilai tambah dan eksternalitas yang tinggi, memperkenalkan teknologi baru, dan memiliki nilai strategis bagi perekonomian nasional.

Baca Juga:
Penghitungan dan Status Pajak bagi Pasangan Suami-Istri Bekerja
Panduan Lengkap Pajak Penghasilan PPh Pasal 22
Pajak Penghasilan PPh Pasal 21: Definisi, Dasar Hukum, Tarif, dan Waktu Penyetoran Serta Pelaporan Pajak
Penjelasan Lengkap Pajak Penghasilan Pasal 25 (PPh 25)

 

Jika merujuk pada Pasal 3 Ayat (2) PMK 130/2020, ada sejumlah 18 sektor industri yang tercakup dalam industri pionir. Berikut perinciannya.

 

  1. Industri logam dasar hulu, baik industri besi baja maupun bukan besi baja, tanpa atau beserta turunannya yang terintegrasi.

    Baca Juga:
    Mekanisme Pemungutan Pajak Digital Oleh Pemerintah Indonesia
    Upaya Minimalkan Pajak Secara Legal Dengan Tax Planning
    Tax Planning Untuk Bisnis, Upaya Minimalkan Pajak Secara Legal
    Apa Itu Restitusi Pajak?

  2. Industri pemurnian atau pengilangan minyak dan gas bumi tanpa atau beserta turunannya yang terintegrasi. Ketiga, industri kimia dasar organik yang bersumber dari minyak bumi, gas alam, dan/atau batubara tanpa atau beserta turunannya yang terintegrasi.

  3. Industri kimia dasar organik yang bersumber dari minyak bumi, gas alam, dan/atau batubara tanpa atau beserta turunannya yang terintegrasi.

  4. Industri kimia dasar organik yang bersumber dari hasil pertanian, perkebunan, atau kehutanan tanpa atau beserta turunannya yang terintegrasi.

  5. Industri kimia dasar anorganik tanpa atau beserta turunannya yang terintegrasi.

  6. Industri bahan baku utama farmasi tanpa atau beserta turunannya yang terintegrasi.

  7. Industri pembuatan peralatan radiasi, elektromedikal, atau elektroterapi.

  8. Industri pembuatan komponen utama peralatan elektronika atau telematika.

  9. Industri pembuatan mesin dan komponen utama mesin.

  10. Industri pembuatan komponen robotik yang mendukung pembuatan mesin-mesin manufaktur.

  11. Industri pembuatan komponen utama mesin pembangkit tenaga listrik

  12. Industri pembuatan kendaraan bermotor dan komponen utama kendaraan bermotor.

  13. Industri pembuatan komponen utama kapal.

  14. Industri pembuatan komponen utama kereta api.

  15. Industri pembuatan komponen utama pesawat terbang dan penunjang industri dirgantara.

  16. Industri pengolahan hasil pertanian, perkebunan, atau kehutanan yang menghasilkan bubur kertas (pulp) tanpa atau beserta turunannya.

  17. Infrastruktur ekonomi.

  18. Ekonomi digital yang mencakup aktivitas pengolahan data, hosting, dan kegiatan yang berhubungan dengan itu.

 

Keringanan Tax Holiday yang Diberikan pada WP Badan Industri Pionir

Keringanan pajak pada sektor industri pionir salah satunya diberikan dalam bentuk tax holiday sebagaimana tertera Pasal 31A UU PPh. Adapun keringanan yang diperoleh WP Badan industri pionir antara lain:

 

  • Pengurangan penghasilan neto paling tinggi 30% (tiga puluh persen) dari jumlah penanaman yang dilakukan.

  • Penyusutan dan amortisasi yang dipercepat.

  • Pengenaan Pajak Penghasilan (PPh) atas dividen sebagaimana dimaksud dalam Pasal 26 sebesar 10% (sepuluh persen), kecuali apabila tarif menurut perjanjian perpajakan yang berlaku menetapkan lebih rendah.

  • Kompensasi kerugian yang lebih lama, tetapi tidak lebih dari 10 (sepuluh) tahun.

 

Fungsi Tax Holiday bagi Penerimaan Pajak

Industri pionir atau yang sering dikenal sebagai infant industry sering ditemui dalam sejumlah peraturan perundang-undangan di negara berkembang sebagai upaya memaksimalkan pendirian industri pionir. Oleh karena itu, sektor yang termasuk ke dalam industri pionir diberikan keringanan, baik dalam bentuk perlakuan pajak ataupun konsesi lainnya.

 

Melalui keringanan tax holiday bagi industri pionir, pemerintah pun bisa menarik investor asing sekaligus mendukung penciptaan lapangan kerja dan penyerapan tenaga kerja. Implementasi kebijakan ini menjadi salah satu strategi pemerintah dalam membenahi faktor yang dapat menggairahkan investasi.

 

tax holiday, pajak, industri pionir, konsultan pajak, konsultan pajak jakarta, konsultasi pajak

 

< All Blog

Butuh bantuan?

Berbagai Jasa Profesional Pajak, Akuntansi, Audit, dan Keuangan dari Ahli yang Berpengalaman di Konsultanku.

Lihat Solusi