Milenial, yuk Benahi Keuangan yang Berantakan Sejak Pandemi!

Seiring jatuhnya perekonomian nasional, keluhan-keluhan akan manajemen keuangan yang berantakan saat pandemi pun juga bertambah. Salah satu tujuan dari kepemilikan produk tabungan adalah untuk mempersiapkan kondisi darurat tak terduga yang mengharuskan setiap orang untuk memakai simpanan uang yang ada demi bertahan hidup. Pandemi COVID-19 pun termasuk ke salah satu dari banyaknya kondisi tersebut.

an image

 

Kondisi ini tentu saja membuat perencanaan keuangan jangka panjang jadi berantakan. Hal ini disebabkan alokasi keuangan menjadi lebih berfokus pada pemenuhan kebutuhan-kebutuhan pokok di waktu dekat dibanding persiapan keuangan untuk jangka yang lebih panjang.

 

Milenial, jika keuangan Anda sedang dalam kondisi membaik, kini saatnya untuk mulai membenahi alokasi keuangan yang berantakan sejak pandemi merebak. Simak tips untuk mengelola keuangan ala milenial di bawah ini!

 

Yuk, Mulai Susun Lagi Anggaran Keuangan Anda!

Hal pertama yang harus dilakukan untuk membenahi alokasi keuangan yang berantakan adalah dengan menyusun kembali anggaran keuangan dari awal.

Buat dulu pencatatan kasar mengenai alokasi pendapatan dan pengeluaran semasa pandemi.

 

 

Baca Juga: Business Model Canvas, Model Perencanaan Bisnis Paling Ampuh untuk Mencapai Goals Bisnis!


 

Membatasi Pengeluaran

Saat melakukan review terhadap alokasi keuangan selama pandemi, perhatikanlah: alokasi pengeluaran mana yang paling banyak menguras keuangan? Jika ternyata banyak pengeluaran untuk hal-hal yang tidak terlalu penting dan tidak bersifat pokok, lebih baik buatlah batasan pengeluaran untuk hal-hal tersebut.

 

Mulai Rutin Menabung dan Investasi!

Dana yang telah dipangkas untuk membatasi pengeluaran dapat Anda alihkan ke dalam produk tabungan dan/atau investasi untuk persiapan dana darurat maupun rencana keuangan jangka panjang.

 

Menambah Pendapatan dari Sumber Lain

Sejak pandemi, minat akan dunia digital juga makin melonjak. Hal ini sangat menguntungkan generasi milenial yang sangat ‘melek digital’.

Berbagai pekerjaan yang berhubungan dengan media digital seperti membuka usaha online shop, memulai channel YouTube, hingga menjadi penulis artikel banyak diramaikan para milenial untuk mencari sumber pendapatan sampingan.


< All Blog

Butuh bantuan?

Berbagai Jasa Profesional Pajak, Akuntansi, Audit, dan Keuangan dari Ahli yang Berpengalaman di Konsultanku.

Lihat Solusi