Berikut Daftar Aset yang Menjadi Objek Program Pengungkapan Sukarela atau Tax Amnesty Jilid 2!



Program Pengungkapan Sukarela atau Tax Amnesty Jilid 2 akan segera diberlakukan per Januari 2021.  Meskipun akan dilakukan dalam waktu dekat ini, ketentuan terkait aset apa saja yang menjadi objek dari program ini masih jarang diketahui oleh publik. Oleh sebab itu, kami rangkum daftar aset yang menjadi objek Program Pengungkapan Sukarela Tax Amnesty jilid 2!

 

Baca Juga: Ikut Program Pengungkapan Sukarela atau Tax Amnesty Jilid 2, Butuh Dokumen Apa Saja?

 

 

Daftar Kode Harta yang Menjadi Objek Tax Amnesty Jilid 2

Kode harta yang menjadi objek dari program Tax amnesty jilid 2 diantaranya:

  1. Kas dan Setara Kas

Objek ini meliputi uang tunai, tabungan, dan lain-lain.

  1. Piutang dan Persediaan

Objek ini meliputi piutang, persediaan usaha, dan lain-lain.

  1. Investasi

Objek ini meliputi saham, obligasi perusahaan, dan lain-lain

  1. Alat Transportasi

Objek ini meliputi sepeda, mobil, dan lain-lain.

  1. Harta Bergerak Lainnya

Objek ini meliputi logam mulia (emas batangan, emas perhiasan, platina batangan, platina perhiasan, logam mulia lainnya), peralatan elektronik, furniture, dan lain-lain

  1. Harta Tidak Bergerak

Objek ini meliputi royalti, merek dagang, dan lain-lain

 

Baca Juga : Tax Amnesty Jilid II: Tujuan, Tarif, dan Contoh Penerapannya

 

 

Dokumen Pendukung Bukti Kepemilikan Harta

Jenis-jenis dokumen pendukung bukti kepemilikan harta, seperti:

  1. Tabungan: diisi dengan rekening

  2. Deposito: diisi dengan bilyet deposito

  3. Kendaraan bermotor, bermobil: diisi dengan BPKP dan Nomor Polisi atau dokumen lain yang sejenis di luar negeri

  4. Logam mulia (emas batangan, emas perhiasan, platina batangan, platina perhiasan, logam mulia lainnya): diisi dengan nomor sertifikat kepemilikan

  5. Tanah dan/atau bangunan: diisi dengan Sertifikat Hak Milik (SHM) atau akta jual beli

 

Baca Juga: Ikut Program Pengungkapan Sukarela Pajak, Lebih Praktis Bersama Konsultanku!

 

 

Tarif Pajak Tax Amnesty

Pajak Penghasilan yang bersifat final dihitung dengan cara mengalikan tarif dengan dasar pengenaan pajak yang ditetapkan sebesar:

  1. 6% (enam persen) atas harta bersih yang berada di dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, dengan ketentuan diinvestasikan pada:

    1. kegiatan usaha sektor pengolahan sumber daya alam atau sektor energi terbarukan di dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia; 

    2. dan/atau surat berharga negara;

  2. 8% (delapan persen) atas harta bersih yang berada di dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dan tidak diinvestasikan pada:

    1.  kegiatan usaha sektor pengolahan sumber daya alam atau sektor energi terbarukan di dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia; 

    2. dan/atau surat berharga negara;

  3. 6% (enam persen) atas harta bersih yang berada di luar wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, dengan ketentuan:

    1. dialihkan ke dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia; 

    2. dan diinvestasikan pada:

      1. kegiatan usaha sektor pengolahan sumber daya alam atau sektor energi terbarukan di dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia; 

      2. dan/atau surat berharga negara;

  4. 8% (delapan persen) atas harta bersih yang berada di luar wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan ketentuan:

    1. dialihkan ke dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia; 

    2. dan tidak diinvestasikan pada:

      1. kegiatan usaha sektor pengolahan sumber daya alam atau sektor energi terbarukan di dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia; 

      2. dan/atau surat berharga negara; atau

  5. 11% (sebelas persen) atas harta bersih yang berada di luar wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dan tidak dialihkan ke dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

 


< All Blog

Dapatkan solusi kebutuhan Anda

Apapun kebutuhan Anda baik perusahaan besar, kecil, atau pribadi ada solusinya. Konsultanku bermitra dengan berbagai praktisi profesional berkualitas dengan beragam keahlian. Urusan pajak, keuangan, akuntansi, manajemen SDM dan bahkan hukum bisnis jadi lebih praktis sekarang.

Lihat Solusi